<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dwisulies&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://dwisulies.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dwisulies.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Feb 2010 06:21:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dwisulies.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dwisulies&#039;s Blog</title>
		<link>http://dwisulies.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dwisulies.wordpress.com/osd.xml" title="Dwisulies&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dwisulies.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KomputerJenis-Jenis Jaringan</title>
		<link>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/komputerjenis-jenis-jaringan/</link>
		<comments>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/komputerjenis-jenis-jaringan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 06:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwisulies</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas pak ali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dwisulies.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu ; 1. Local Area Network (LAN) Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce,misalnya printer) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=20&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 		H3 { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<h3>Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu ;</h3>
<p><strong>1. Local Area Network (LAN)</strong></p>
<p>Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce,misalnya printer) dan saling bertukar informasi.</p>
<p><strong>2. Metropolitan Area Network (MAN)</strong></p>
<p>Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan<br />
televisi kabel.</p>
<p><strong>3. Wide Area Network (WAN)</strong><br />
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesinmesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.<br />
<strong>4. Internet</strong><br />
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang<br />
seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.<br />
<strong>5. Jaringan Tanpa Kabel</strong><br />
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dwisulies.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dwisulies.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dwisulies.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dwisulies.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dwisulies.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dwisulies.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dwisulies.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dwisulies.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dwisulies.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dwisulies.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dwisulies.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dwisulies.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dwisulies.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dwisulies.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=20&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/komputerjenis-jenis-jaringan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0ad17de08c8be9c2db786e8fc3f1c5cd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dwisulies</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peralatan Jaringan</title>
		<link>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/peralatan-jaringan/</link>
		<comments>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/peralatan-jaringan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 06:15:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwisulies</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas pak ali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dwisulies.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa peralatan yang digunakan dalam jaringan, diantaranya : Network Interface Card (NIC) NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=17&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } -->Beberapa peralatan yang digunakan dalam jaringan, diantaranya :</p>
<ul type="disc">
<li><strong>Network Interface Card (NIC)</strong></li>
</ul>
<p>NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna.</p>
<ul type="disc">
<li><strong>PCMCIA Network Interface Card</strong></li>
</ul>
<p>PCMCIA card adalah card jaringan yang digunakan untuk terhubung kedalam sebuah jaringan tanpa menggunakan kabel.</p>
<ul type="disc">
<li><strong>Modem</strong></li>
</ul>
<p>Modem atau Modul the Modulator adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk terhubung ke jaringan internet menggunakan kabel telepon.</p>
<ul type="disc">
<li><strong>HUB/Switch</strong></li>
</ul>
<p>HUB atau Switch digunakan untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN. Peralatan ini sering digunakan pada topologi star dan extended star. Perbedaan antara HUB dan Switch adalah kecepatan transfer datanya. Yaitu 10:100 Mbps.</p>
<ul type="disc">
<li><strong>Bridge</strong></li>
</ul>
<p>Bridge adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas ata memecah jaringan. Bridge berfungsi untuk menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama seperti kabel unshielded twisted pair (UTP) dan kabel fiber-optic, dan untuk menggabungkan arsitektur jaringan yang berbeda seperti Token Ring dan Ethernet. Bridge meregenerate sinyal tetapi tidak melakukan konversi protocol, jadi protocol jaringan yang sama (seperti TCP/IP) harus berjalan kepada kedua segemen jaringan yang terkoneksi ke bridge. Bridge dapat juga mendukung Simple Network Management Protocol (SNMP), serta memiliki kemampuan diagnosa jaringan.</p>
<p>Bridge hadir dalam tiga tipe dasar yaitu Local, Remote, dan Wireless. Bridge local secara langsung menghubungkan Local Area Network (LAN). Bridge remote yang dapat digunakan untuk membuat sebuah Wide Area Network (WAN) menghubungkan dua atau lebih LAN. Sedangkan wireless bridge dapat digunakan untuk menggabungkan LAN atau menghubungkan mesin-mesin yang jauh ke suatu LAN.</p>
<ul type="disc">
<li><strong>Router</strong></li>
</ul>
<p>Router adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan dengan melanjutkan paket-paket dari satu jaringan logika ke jaringan yang lain. Router banyak digunakan di dalam internetwork yang besar menggunakan keluarga protocol TCP/IP dan untuk menghubungkan semua host TCP/IP dan Local Area Network (LAN) ke internet menggunakan dedicated leased line. Saat ini, masih banyak perusahaan menggunakan router Cisco 2500 series untuk mengkoneksikan dua buah LAN (WAN dengan anggota dua LAN), LAN ke ISP (Internet Service Provider).</p>
<ul type="disc">
<li><strong>Crimping Tools</strong></li>
</ul>
<p>Crimping tools berguna untuk memotong, merapikan dan mengunci kabel UTP dalam melakukan instalasi Networking.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dwisulies.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dwisulies.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dwisulies.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dwisulies.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dwisulies.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dwisulies.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dwisulies.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dwisulies.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dwisulies.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dwisulies.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dwisulies.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dwisulies.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dwisulies.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dwisulies.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=17&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/peralatan-jaringan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0ad17de08c8be9c2db786e8fc3f1c5cd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dwisulies</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tipe Jaringan</title>
		<link>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/tipe-jaringan/</link>
		<comments>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/tipe-jaringan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 06:10:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwisulies</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas pak ali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dwisulies.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Diposkan oleh Wiebe Rabu, 11 Juli 2007 di 22:55 Dibagi dua yaitu : 1. Jaringan Client-Server Server adalah sebuah komputer yang menyediakan fasilitas untuk komputer-komputer yang lain di dalam suatu jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau yang menggunaka fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh srver.Server di jari ngan tipe client-server dapat disebut Dedicated se rver [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=14&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 		A:link { so-language: zxx } -->Diposkan oleh Wiebe Rabu, 11 Juli 2007 di <a href="http://wiewiesmkti.blogspot.com/2007/07/tipe-jaringan.html">22:55</a></p>
<p><strong>Dibagi dua yaitu</strong> :<br />
1. <strong>Jaringan Client-Server</strong><br />
Server adalah sebuah komputer yang menyediakan fasilitas untuk komputer-komputer<br />
yang lain di dalam suatu jaringan dan <strong>client</strong> adalah komputer-komputer yang menerima<br />
atau yang menggunaka fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh srver.Server di jari<br />
ngan tipe client-server dapat disebut <em>Dedicated se<br />
rver karena hanya berperan sebagai server saja yang menyediakan fasilitas<br />
kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.</em></p>
<p><em></em><em><strong>keunggulannya</strong></em><em><br />
1. Kecepatan accsess lebih tinggi karena menyediakan fasilitas dan dikelola secara<br />
khusus oleh komputer(server.<br />
2. Mudah untuk melakukan administrasi dan sistem keamanannya lebih baik, karenaada<br />
seorang yang mengunakan komputer yang ditugaskan sebagai administrator,yang me<br />
ngelolahnya tersebut diatas.<br />
3. sistem backupnya bagus,karena pada jaringan client-server sistem backupnya dila<br />
kukan oleh server.yang akan membackup seluruh data di dalam jaringan.</em></p>
<p><em></em><em><strong>Kelemahannya</strong></em><em><br />
1. Biaya operasional relatif sangat mahal<br />
2. diperlukan seseorang sebagai administrator<br />
3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server.jika server mengalami gang<br />
guan maka semuanya akan terkena.</em></p>
<p><em>2. </em><em><strong>Jaringan Peer To Peer</strong></em><em><br />
Jika saja ditinjau dari sebuah server di kedua tipe jaringan tersebut.maka server<br />
di jaringan peer to peer di istilahkan atau dapat dikatakan non Dedicated server<br />
karena server tidak berperan penuh sebagai server murni namun dapat dikatakan juga<br />
bisa sekaligus berperan sebagai client atau workstation.</em></p>
<p><em></em><em><strong>Keunggulannya</strong></em><em><br />
1. Biaya relatif murah dari pada client-server<br />
2. tidak membutuhkan administrator yang pintar untuk mengelolahnya<br />
3. sesama komputer dapat berbagi saling pakai fasilitas yang dimilikinya<br />
4. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server.</em></p>
<p><em></em><em><strong>Kelemahannya</strong></em><em><br />
1. Troubleshooting jaringanya relatif lebih sulit<br />
2. untuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan client-server<br />
3. keamanan jaringan ditentukan masing-masing oleh user tersebut</em></p>
<p><em></em><em><strong>SISTEM JARINGAN KOMPUTER</strong></em><em></em></p>
<p><em>untuk mengelola suatu jaringan tersbut diperlukan adanya sebuah ops jaringan, sistem ops jaringan dibedakan menjadi 2(dua) berdasarkan tipe jaringan,yaitu sistem operasi client-server dan peer to peer.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dwisulies.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dwisulies.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dwisulies.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dwisulies.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dwisulies.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dwisulies.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dwisulies.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dwisulies.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dwisulies.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dwisulies.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dwisulies.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dwisulies.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dwisulies.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dwisulies.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=14&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/tipe-jaringan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0ad17de08c8be9c2db786e8fc3f1c5cd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dwisulies</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Protokol Jaringan</title>
		<link>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/protokol-jaringan/</link>
		<comments>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/protokol-jaringan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 06:06:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwisulies</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas pak ali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dwisulies.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Tags: JARINGAN KOMPUTER, model referensi osi, model referensi tcp/ip, protokol, protokol jaringan, semantic, syntax, timing Apa itu Protokol Jaringan Oleh Faisal Akib Protokol jaringan adalah aturan-aturan atau tatacara yang digunakan dalam melaksanakan pertukaran data dalam sebuah jaringan. Protokol mengurusi segala hal dalam komunikasi data, mulai dari kemungkinan perbedaan format data yang dipertukarkan hingga ke masalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=11&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 		H1 { margin-bottom: 0.21cm } 		H1.western { font-family: "Times New Roman", serif } 		H1.cjk { font-family: "Lucida Sans Unicode" } 		H1.ctl { font-family: "Tahoma" } 		TD P { margin-bottom: 0cm } 		A:link { so-language: zxx } -->Tags: <a href="http://teknik-informatika.com/tag/jaringan-komputer/">JARINGAN KOMPUTER</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/tag/model-referensi-osi/">model referensi osi</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/tag/model-referensi-tcpip/">model referensi tcp/ip</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/tag/protokol/">protokol</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/tag/protokol-jaringan/">protokol jaringan</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/tag/semantic/">semantic</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/tag/syntax/">syntax</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/tag/timing/">timing</a></p>
<h1><span style="color:#ff0000;">Apa itu Protokol Jaringan</span></h1>
<p>Oleh <strong><a href="http://teknik-informatika.com/about-faisal-akib/">Faisal Akib</a></strong></p>
<p><a href="http://teknik-informatika.com/protokol-jaringan/" target="_blank">Protokol jaringan</a> adalah aturan-aturan atau tatacara yang digunakan dalam melaksanakan pertukaran data dalam sebuah <a href="http://teknik-informatika.com/jaringan-komputer/" target="_blank">jaringan</a>. Protokol mengurusi segala hal dalam <a href="http://teknik-informatika.com/komunikasi-data/" target="_blank">komunikasi data</a>, mulai dari kemungkinan perbedaan format data yang dipertukarkan hingga ke masalah koneksi listrik dalam jaringan. Dalam suatu <a href="http://teknik-informatika.com/jaringan-komputer/" target="_blank">jaringan komputer</a>, terjadi sebuah proses komunikasi antar entiti atau perangkat yang berlainan sistemnya. Entiti atau perangkat ini adalah segala sesuatu yang mampu menerima dan mengirim. Untuk <a href="http://teknik-informatika.com/model-komunikasi/" target="_blank">berkomunikasi mengirim dan menerima</a> antara dua entiti dibutuhkan saling-pengertian di antara kedua belah pihak. Pengertian inilah yang dikatakan sebagai protokol. Jadi protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasi data.</p>
<p>Protokol mendefinisikan apa yang dikomunikasikan bagaimana dan kapan terjadinya komunikasi. Elemen-elemen penting daripada protokol adalah : syntax, semantics dan timing.</p>
<ul>
<li><strong>Syntax</strong> mengacu 	pada struktur atau format data, yang mana dalam urutan tampilannya 	memiliki makna tersendiri. Sebagai contoh, sebuah protokol sederhana 	akan memiliki urutan pada delapan bit pertama adalah alamat 	pengirim, delapan bit kedua adalah alamat penerima dan bit stream 	sisanya merupakan informasinya sendiri.</li>
<li><strong>Semantics</strong> mengacu 	pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain adalah bagaimana 	bit-bit tersebut terpola untuk dapat diterjemahkan.</li>
<li><strong>Timing</strong> mengacu pada 2 karakteristik yakni 	kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data tersebut dikirim. 	Sebagai contoh, jika pengirim memproduksi data sebesar 100 Megabits 	per detik (Mbps) namun penerima hanya mampu mengolah data pada 	kecepatan 1 Mbps, maka transmisi data akan menjadi overload pada 	sisi penerima dan akibatnya banyak data yang akan hilang atau 	musnah.</li>
</ul>
<p>Setiap jenis <a href="http://teknik-informatika.com/topologi-jaringan/" target="_blank">topologi jaringan</a> memiliki protokol tertentu, misalnya pada topologi Bus dikenal <a href="http://teknik-informatika.com/protokol-ethernet/" target="_blank">protokol </a><em><a href="http://teknik-informatika.com/protokol-ethernet/" target="_blank">Ethernet</a></em>, dan pada topologi Cincin dikenal protokol <em><a href="http://teknik-informatika.com/protokol-token-ring/" target="_blank">Token-Ring</a></em>. Protokol standard <a href="http://teknik-informatika.com/komunikasi-data/" target="_blank">komunikasi data</a> yang menjadi acuan dalam perancangan hardware maupun software jaringan adalah: <a href="http://teknik-informatika.com/model-referensi-osi/" target="_blank">Model Referensi OSI</a> (Open System Interconnection) yang ditetapkan oleh organisasi acuan sedunia ISO (International Standard Organization). Menurut OSI komunikasi antara dua komponen dalam jaringan memerlukan <a href="http://teknik-informatika.com/lapisan-lapisan-osi/" target="_blank">7 lapisan</a>, mulai dari lapisan Aplikasi, dimana pengguna memulai pengiriman datanya, hingga ke lapisan Fisik, dimana data dalam bentuk sinyal listrik di-transmisikan melalui <a href="http://teknik-informatika.com/media-transmisi-wired/" target="_blank">media komunikasi</a>.</p>
<p>Protokol jaringan praktis yang digunakan dewasa ini pada jaringan Internet maupun Intranet adalah protokol <a href="http://teknik-informatika.com/model-referensi-tcpip/" target="_blank">Model Referensi TCP/IP</a> (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol TCP/IP ini merupakan penyederhanaan dari OSI dengan menggabungkan lapisan-lapisannya sehingga tersisa hanya 5 lapisan. Perbandingan kedua protokol ini disajikan pada gambar berikut:</p>
<p><a href="http://teknik-informatika.com/images/jaringan-komputer/osi-vs-tcp-ip.jpg"><span style="color:#000080;"><img src="http://teknik-informatika.com/images/jaringan-komputer/osi-vs-tcp-ip.jpg" border="1" alt="GAMBAR: OSI vs TCP/IP" width="330" height="211" align="bottom" /></span></a></p>
<p>GAMBAR: OSI vs TCP/IP</p>
<p>Fungsi utama masing-masing lapisan OSI disajikan dalam tabel berikut ini:</p>
<table border="1" cellspacing="3" cellpadding="2" width="516">
<col width="149"></col>
<col width="348"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="149"><strong>Lapisan</strong></td>
<td width="348"><strong>Fungsi Lapisan</strong></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Application (Aplikasi)</td>
<td width="348">Lapisan yang menangani program aplikasi yang digunakan oleh 				user dalam mengirim/menerima data, misalnya program e-mail, 				Messenger, Browser, dsb</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Presentation (Presentasi)</td>
<td width="348">Lapisan ini melakukan presentasi data, perubahan format agar 				terjadi kesesuaian antara pengirim dan penerima</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Session (Sessi)</td>
<td width="348">Lapisan ini yang membuka koneksi antara dua komponen yang 				berkomunikasi, menjaga koneksi selama komunikasi berlangsung dan 				memutuskan-nya ketika selesai</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Transport (Transport)</td>
<td width="348">Lapisan ini yang menjamin pengiriman data dari satu komponen 				ke komponen lainnya yang berkomunikasi</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Network (Jaringan)</td>
<td width="348">Lapisan yang mengatur rute dari paket data melalui jaringan, 				sehingga paket ini bisa sampai ke tujuan</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Data Link (Sambung Data)</td>
<td width="348">Lapisan yang menjamin paket-paket data terbebas dari kesalahan 				ketika disampaikan ke penerima</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Physical (Fisik)</td>
<td width="348">Lapisan yang menangani medium fisik / koneksi listrik yang 				menghubungkan dua komponen yang berkomunikasi.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Fungsi utama masing-masing lapisan TCP/IP disajikan dalam tabel berikut ini:</p>
<table border="1" cellspacing="3" cellpadding="2" width="516">
<col width="149"></col>
<col width="348"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="149"><strong>Lapisan</strong></td>
<td width="348"><strong>Fungsi Lapisan</strong></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Physical (Fisik)</td>
<td width="348">Lapisan yang menangani antarmuka antara medium transmisi 				dengan peralatan. Karakteristik fisik, seperti medium, bentuk 				signal, kecepatan signal, ditentukan pada lapisan ini.</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Network Access (Jaringan)</td>
<td width="348">Lapisan ini menangani rute data dan akses antara dua komputer 				yang saling berkomunikasi dalam jaringan yang sama. Lapisan ini 				juga memeriksa alamat penerima data, menetapkan prioritas 				pengiriman.</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Internet</td>
<td width="348">Lapisan ini menangani rute data dan akses antara dua komputer 				yang berkomunikasi dalam jaringan yang berbeda. Lapisan ini 				menggunakan protokol Internet untuk memilih rute data dalam 				jaringan yang beragam.</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Transport</td>
<td width="348">Lapisan yang menjamin reliabilitas pengiriman paket-paket 				data, serta mengatur urutan paket tersebut. Protokol TCP 				digunakan pada lapisan ini.</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="149">Application (Aplikasi)</td>
<td width="348">Lapisan ini menangani berbagai aplikasi yang akan menggunakan 				jaringan.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Protokol TCP/IP mengenali tiap terminal dalam jaringan melalui nomer <a href="http://teknik-informatika.com/struktur-ip-address/" target="_blank">IP (IP number)</a>, setiap komputer harus memiliki nomer IP yang berbeda. Nomer IP dewasa ini menggunakan bilangan biner 32 bit yang dibagi menjadi 4 bagian masing-masing 8 bit, sebagai contoh dalam jaringan intranet biasa digunakan nomer IP untuk satu komputer sebagai berikut : 192.168.1.10, dan pada jaringan yang sama nomer IP komputer lainnya adalah : 192.168.1.15, dan sebagainya.</p>
<p>Selain kedua protokol diatas dikenal pula protokol <em>akses media, </em>protokol <em>antar jaringan</em>, dan protokol <em><a href="http://teknik-informatika.com/transmission-control-protocol/" target="_blank">transport data</a></em>. Protokol akses media adalah protokol pada lapisan fisik dan <a href="http://teknik-informatika.com/data-link-control/" target="_blank">lapisan data-link</a>, mengatur bagaimana data disalurkan pada media fisik dan bagaimana data diakses dari <a href="http://teknik-informatika.com/media-transmisi-wired/" target="_blank">media fisik</a>. Protokol akses media yang terkenal adalah <a href="http://teknik-informatika.com/protokol-ethernet/" target="_blank">protokol ethernet</a> yang biasa disebut sebagai CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access / Collision Detection) dan <a href="http://teknik-informatika.com/protokol-token-ring/" target="_blank">Token-Ring</a>. CSMA/CD mengatur data pada <a href="http://teknik-informatika.com/topologi-jaringan/" target="_blank">topologi bus dan topologi star</a>. Token-Ring mengatur data pada topologi ring yang menggunakan <a href="http://teknik-informatika.com/media-transmisi-wired/" target="_blank">media kabel koaksial</a>, pada topologi ring dengan kabel serat optik digunakan <a href="http://teknik-informatika.com/fiber-distributed-data-interface/" target="_blank">protokol FDDI (Fiber Distributed Data Interface)</a>.</p>
<p>CSMA/CD yang di-standarisasi sebagai IEEE 802.3 memiliki prinsip kerja sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Terminal yang akan mengirim data 	melalui media harus memeriksa media apakah dalam keadaan sibuk (ada 	yang pakai) atau tidak (carrier sense).</li>
<li>Bila tidak sibuk maka segera kirim 	data melalui media</li>
<li>Bila sibuk maka terminal harus 	terus mendengarkan (memeriksa) berulang-kali hingga tidak sibuk.</li>
<li>Bila karena suatu hal terjadi 	tabrakan (dua terminal secara bersamaan mendeteksi media pada 	keadaan tidak sibuk, keduanya mengirim data pada saat yang sama), 	maka sinyal gangguan akan dikirim ke semua terminal (collision 	detection), dan kedua terminal yang bertabrakan akan di-stop untuk 	mengirim data sementara waktu.</li>
<li>Setelah sinyal gangguan berlalu beberapa saat maka terminal 	dapat mulai berlomba untuk mendapatkan media.</li>
</ul>
<p><span style="text-decoration:underline;">Token-Ring</span> adalah protokol akses media pada topologi cincin yang distandarisasi sebagai IEEE 802.5. Token adalah sebuah frame data kecil yang dialirkan (sirkulasi) satu-arah ke semua terminal dalam jaringan cincin. Prinsip kerjanya sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Terminal yang akan mengirim data 	harus menunggu untuk mendeteksi adanya token yang melintas pada 	koneksi-nya.</li>
<li>Ketika ada token, dan token ini 	bebas, maka terminal ini akan mengubah bit token menjadi terpakai 	kemudian menyertakan frame data untuk di-sirkulasi dalam jaringan.</li>
<li>Setiap terminal akan memeriksa: 	apakah data yang dibawa token ini adalah untuknya atau bukan. 	Apabila frame data ini bukan untuknya maka frame diteruskan ke 	terminal berikutnya.</li>
<li>Apabila frame data ini untuknya 	maka data akan diambil kemudian bit token diubah menjadi bebas 	(kosong).</li>
<li>Apabila token dan frame data tidak ada yang mengambil-nya 	maka token akan dibebaskan pada saat melintas kembali ke terminal 	pengirim.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dwisulies.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dwisulies.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dwisulies.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dwisulies.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dwisulies.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dwisulies.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dwisulies.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dwisulies.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dwisulies.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dwisulies.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dwisulies.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dwisulies.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dwisulies.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dwisulies.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=11&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/protokol-jaringan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0ad17de08c8be9c2db786e8fc3f1c5cd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dwisulies</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://teknik-informatika.com/images/jaringan-komputer/osi-vs-tcp-ip.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">GAMBAR: OSI vs TCP/IP</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>arsitektur lapisan jaringan</title>
		<link>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/arsitektur-lapisan-jaringan/</link>
		<comments>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/arsitektur-lapisan-jaringan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 05:59:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwisulies</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas pak ali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dwisulies.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[IP Address dan Subnetting Kamis, 02 Agustus 2007 04:24 Hanriyawan Penilaian Pengunjung: / 62 KurangTerbaik IP Address: merupakan suatu identifikasi perangkat jaringan pada jaringan protokol TCP/IP. Struktur IP Address (IPA) terdiri dari 32 bit(IPv4) yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu network dan host dan secara umum diaplikasikan dalam 3 kelas yaitu: Kelas A: dengan range 1.0.0.0 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=8&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 		H2 { margin-bottom: 0.21cm } 		TD P { margin-bottom: 0cm } 		TH P { margin-bottom: 0cm } 		A:link { so-language: zxx } --></p>
<h2>IP Address dan Subnetting</h2>
<p>Kamis, 02 Agustus 2007 04:24 Hanriyawan</p>
<p><a href="http://hans.polinpdg.ac.id/index.php?view=article&amp;catid=2%3Atutorial&amp;id=2%3Aartikel1&amp;tmpl=component&amp;print=1&amp;layout=default&amp;page=&amp;option=com_content&amp;Itemid=2"><span style="color:#000080;"><img src="http://hans.polinpdg.ac.id/templates/ja_purity/images/printButton.png" border="1" alt="Cetak" width="14" height="14" align="bottom" /></span></a><a href="http://hans.polinpdg.ac.id/index.php?view=article&amp;catid=2%3Atutorial&amp;id=2%3Aartikel1&amp;format=pdf&amp;option=com_content&amp;Itemid=2"><span style="color:#000080;"><img src="http://hans.polinpdg.ac.id/templates/ja_purity/images/pdf_button.png" border="1" alt="PDF" width="14" height="14" align="bottom" /></span></a></p>
<p>Penilaian Pengunjung:<img src="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star.png" border="0" alt="" width="9" height="11" align="bottom" /><img src="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star.png" border="0" alt="" width="9" height="11" align="bottom" /><img src="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star.png" border="0" alt="" width="9" height="11" align="bottom" /><img src="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star.png" border="0" alt="" width="9" height="11" align="bottom" /><img src="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star_blank.png" border="0" alt="" width="9" height="11" align="bottom" /> / 62<br />
KurangTerbaik</p>
<p><img src="http://hans.polinpdg.ac.id/images/stories/web_links.jpg" border="0" alt="" hspace="5" width="150" height="110" align="left" /><strong>IP Address</strong>: merupakan suatu identifikasi perangkat jaringan pada jaringan protokol TCP/IP. Struktur IP Address (IPA) terdiri dari 32 bit(IPv4) yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu network dan host dan secara umum diaplikasikan dalam 3 kelas yaitu:</p>
<p><strong>Kelas A:</strong> dengan range 1.0.0.0 s/d 126.255.255.255 (127.x.x.x alamat loopback), dengan subnet mask default nya adalah 255.0.0.0 atau Classless Inter Domain Routing (CIDR) 8 bits. IP Private-nya adalah 10.x.x.x.</p>
<p><strong>Kelas B:</strong> dengan range 128.0.0.0 s/d 191.255.255.255, dengan subnetmask defaultnya adalah 255.255.0.0 (CIDR=16bits) dan IP Privatenya 172.16.x.x s/d 172.31.x.x</p>
<p><strong>Kelas C:</strong> dengan range 192.0.0.0 s/d 223.255.255.255, dengan subnetmask defaultnya adalah 255.255.255.0 (CIDR=24bits) dan IP Privatenya adalah 192.168.x.x.</p>
<p>IP Address terbagi atas 2 pengelompokan penggunaan yaitu IP Public dan IP Private. IP Public adalah IPA yang dapat digunakan pada jaringan Internet sedangkan IP Private adalah IPA yang hanya digunakan pada jaringan Lokal.<br />
<strong>Subnetting </strong></p>
<p>untuk mempelajari subnetting, tips nya adalah pahami range ip setiap class dan subnet mask defaultnya.</p>
<p>range IP Class A: 1.0.0.0 s/d 126.255.255.255<br />
subnet mask default : 255.0.0.0 atau CIDR: /8<br />
range IP Class B: 128.0.0.0 s/d 191.255.255.255<br />
subnet mask default : 255.255.0.0 atau CIDR: /16<br />
range IP Class C: 192.0.0.0 s/d 223.255.255.255<br />
subnet mask default : 255.255.255.0 atau CIDR/24</p>
<p>dengan subnet mask kita akan dapat memperoleh ip network dan ip broadcast. caranya adalah:<br />
misalkan host ip yang diberikan 192.168.3.112/24</p>
<p>a)ip network:<br />
192.168.3.112, binernya:<br />
<strong>11000000.10101000.00000111.01110000</strong><br />
/24 = 255.255.255.0, binernya:<br />
<strong>11111111.11111111.11111111.00000000</strong><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; AND<br />
<strong>11000000.10101000.00000111.00000000<br />
192 . 168 . 3 . 0</strong></p>
<p>b)ip broadcast:<br />
192.168.3.112, binernya:<br />
<strong>11000000.10101000.00000111.01110000</strong><br />
/24 = 255.255.255.0, binernya:<br />
11111111.11111111.11111111.00000000, Invertingkan<br />
<strong>00000000.00000000.00000000.11111111</strong><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- OR<br />
<strong>11000000.10101000.00000111.11111111<br />
192 . 168 . 3 . 255</strong></p>
<p>contoh di atas tidak ada dilakukan subnetting.</p>
<p>satu contoh lagi, host ip 202.83.100.74/28</p>
<p>a)ip network<br />
202.83.100.74, binernya:<br />
<strong>11001010.01010011.01100100.01001010</strong><br />
/28 = 255.255.255.240, binernya:<br />
<strong>11111111.11111111.11111111.11110000</strong><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- AND<br />
<strong>11001010.01010011.01100100.01000000<br />
202 . 83 . 100 . 64</strong></p>
<p>b)ip broadcast<br />
202.83.100.74, binernya:<br />
<strong>11001010.01010011.01100100.01001010</strong><br />
/28 = 255.255.255.240, binernya:<br />
11111111.11111111.11111111.11110000, invertingkan<br />
<strong>00000000.00000000.00000000.00001111</strong><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- OR<br />
<strong>11001010.01010011.01100100.01001111<br />
202 . 83 . 100 . 79</strong></p>
<p>contoh di atas terjadi subnetting, untuk hitungan yang lebih cepat, kita berpedoman pada subnet mask nya yaitu octet .240, caranya:</p>
<p>karena setiap octet mempunyai nilai 0 s/d 255 maka ada 256 angka, sehingga diperoleh 256-240 = 16 ini adalah block subnet-1 yang valid..berikutnya lakukan kelipatan dari blok subnet-1 ini, sehingga 16,32,48,64,80..dst. nah perhatikanlah nilai host ip diatas yaitu 202.83.100.74 berarti berada antara subnet 64 dan 80. sehingga dapat di simpulkan subnet:64 menjadi network ip 202.83.100.64 dan broadcasnya kita peroleh dari nilai 80-1=79 yaitu 202.83.100.79<br />
catatan:</p>
<p>dalam satu blok subnet ip terendah merupakan ip networknya dan ip tertinggi merupakan ip broadcast. setiap octet terakhir(octet paling kanan) dari ip network pasti merupakan bilangan GENAP dan octet terakhir dari ip broadcast merupakan bilangan GANJIL.<br />
Tabel subnetmask untuk subnetting:</p>
<p>IP Class A:<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
CIDR | Subnet Mask<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
| 9 | 255.128.0.0<br />
| 10 | 255.192.0.0<br />
| 11 | 255.224.0.0<br />
| 12 | 255.240.0.0<br />
| 13 | 255.248.0.0<br />
| 14 | 255.252.0.0<br />
| 15 | 255.254.0.0<br />
| 16 | 255.255.0.0<br />
| 17 | 255.255.128.0<br />
| 18 | 255.255.192.0<br />
| 19 | 255.255.224.0<br />
| 20 | 255.255.240.0<br />
| 21 | 255.255.248.0<br />
| 22 | 255.255.252.0<br />
| 23 | 255.255.254.0<br />
| 24 | 255.255.255.0<br />
| 25 | 255.255.255.128<br />
| 26 | 255.255.255.192<br />
| 27 | 255.255.255.224<br />
| 28 | 255.255.255.240<br />
| 29 | 255.255.255.248<br />
| 30 | 255.255.255.252</p>
<p>IP Class B:<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
CIDR | Subnet Mask<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
| 17 | 255.255.128.0<br />
| 18 | 255.255.192.0<br />
| 19 | 255.255.224.0<br />
| 20 | 255.255.240.0<br />
| 21 | 255.255.248.0<br />
| 22 | 255.255.252.0<br />
| 23 | 255.255.254.0<br />
| 24 | 255.255.255.0<br />
| 25 | 255.255.255.128<br />
| 26 | 255.255.255.192<br />
| 27 | 255.255.255.224<br />
| 28 | 255.255.255.240<br />
| 29 | 255.255.255.248<br />
| 30 | 255.255.255.252</p>
<p>IP Class C:<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
CIDR | Subnet Mask<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
| 25 | 255.255.255.128<br />
| 26 | 255.255.255.192<br />
| 27 | 255.255.255.224<br />
| 28 | 255.255.255.240<br />
| 29 | 255.255.255.248<br />
| 30 | 255.255.255.252</p>
<dl>
<dl>
<dl>
<dl>
<dl>
<dl>
<dl>
<dd>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="2" width="100%">
<col width="256"></col>
<tbody>
<tr>
<th width="100%"></th>
</tr>
</tbody>
</table>
</dd>
</dl>
</dl>
</dl>
</dl>
</dl>
</dl>
</dl>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dwisulies.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dwisulies.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dwisulies.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dwisulies.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dwisulies.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dwisulies.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dwisulies.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dwisulies.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dwisulies.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dwisulies.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dwisulies.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dwisulies.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dwisulies.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dwisulies.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=8&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/arsitektur-lapisan-jaringan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0ad17de08c8be9c2db786e8fc3f1c5cd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dwisulies</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hans.polinpdg.ac.id/templates/ja_purity/images/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cetak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hans.polinpdg.ac.id/templates/ja_purity/images/pdf_button.png" medium="image">
			<media:title type="html">PDF</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hans.polinpdg.ac.id/images/M_images/rating_star_blank.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hans.polinpdg.ac.id/images/stories/web_links.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>identitas saya</title>
		<link>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/identitas-saya/</link>
		<comments>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/identitas-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 05:52:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwisulies</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas pak ali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dwisulies.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[nama:dwi sulistiyowati kls:x1 tkj 1 asalam mualaikum&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=5&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>nama:dwi sulistiyowati</p>
<p>kls:x1 tkj 1</p>
<p>asalam mualaikum&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dwisulies.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dwisulies.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dwisulies.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dwisulies.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dwisulies.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dwisulies.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dwisulies.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dwisulies.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dwisulies.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dwisulies.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dwisulies.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dwisulies.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dwisulies.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dwisulies.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwisulies.wordpress.com&amp;blog=12043099&amp;post=5&amp;subd=dwisulies&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dwisulies.wordpress.com/2010/02/15/identitas-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0ad17de08c8be9c2db786e8fc3f1c5cd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dwisulies</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
